




CropLife Indonesia bersinergi menjadi salah satu kekuatan sumberdaya pembangunan nasional, dalam memajukan industri dan penyaluran bahan perlindungan tanaman dan bioteknologi
Direktur Pupuk dan Pestisida Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Muhrizal Sarwani mengatakan Pestisida palsu dan pestisida ilegal yang tidak diketahui mutu dan efikasinya sangat merugikan petani. Sebagai pengguna, petani sangat dirugikan karena harganya sama dengan produk aslinya tetapi kualitasnya rendah.
PESTISIDA palsu dan pestisida ilegal yang tidak diketahui mutu dan efikasinya sangat merugikan petani. Sebagai pengguna, petani sangat dirugikan karena harganya sama dengan produk aslinya tetapi kualitasnya rendah.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap tak ada pemalsuan pestisida di lapangan karena bisa merugikan petani. Komposisi pestisida yang didaftarkan, juga harus sama dengan yang beredar di lapangan.
Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology (Seameo Biotrop) telah melakukan pengembangan tanaman bioteknologi (rekayasa genetika) dalam beberapa tahun terakhir yang memiliki prospek dalam mendukung ketahanan pangan.
CropLife Indonesia bersinergi menjadi salah satu kekuatan sumberdaya pembangunan nasional, dalam memajukan industri dan penyaluran bahan perlindungan tanaman dan bioteknologi
KONTAK
Jika Anda memiliki pertanyaan silahkan hubungi Kami dengan menekan tombol di bawah ini
Berita Terkini
Teknik Rekayasa Genetika Hadir Sebagai SolusiSektor pangan Indonesia tengah menghadapi tantangan besar di abad ke-21. Dengan proyeksi pertambahan penduduk yang...
Read MorePerayaan 80 Tahun Indonesia dan Makna Persatuan Tahun 2025 menandai peringatan 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan tema “Bersatu Berdaulat,...
Read MoreMerayakan Semangat Pemuda dalam Membangun Pertanian Masa Depan Hari Pemuda Internasional yang diperingati setiap 12 Agustus adalah momentum global untuk...
Read More